Wednesday, October 12, 2016

Pasang karburator racing PE 28 di Honda Tiger

Karburator Original Tiger

Setelah 2 minggu stress akibat si Tigor yang ternyata suka ngompol, saya mulai mempertimbangkan berbagai pengobatan alternatif:

  1. Beli karburator original baru, harga di Tokopedia berkisar 2-3.5 juta dan saya ragu dengan keasliannya
  2. Cari pelampung dan jarum agak banyak dan coba kombinasi 1 1
  3. Pasang keran vakum Karisma atau Supra 125
  4. Pakai karburator racing PE/PWK/PWL 28
  5. Pakai karburator MegaPro
Yang dibilang karburator racing itu sebetulnya karburator 2 tak (skep), dan desain pengabutan 2 tak dan 4 tak itu beda, 4 tak perlu udara yang lebih banyak. Jadi kalau dipasang apa adanya, pasti nggak akan sempurna. Pengecualian mungkin untuk karburator Superflow yang katanya dah dimodifikasi untuk 4 tak, dan untuk menambah komplikasi nya karburator PE 28 yang katanya sejuta umat itu banyak KW nya, dan perlu kejelian untuk bisa membedakan mana asli dan mana palsu. Duh pusing pala Gundam. Begini caranya maju kena mundur kena.

Keadaan berubah saat nggak sengaja saya lihat iklan di facebook yang refer ke Tokopedia, di iklan itu ditulis soal karburator PE 28 yang sudah disesuaikan dan disettingkan ke motor yang dituju dan dijamin tenaga ngisi dari bawah sampai atas tanpa ngok. Oke sip saya tertarik dan mulai diskusi. Singkat cerita akhirnya saya beli karburator nya, berikut jarum yang bagus dan manipol Scorpio

PE 28

Ternyata masang nya sekalipun plug and play, tetap perlu ada sedikit modifikasi di bagian kabel gas. Sempat soal ini saya hampir dibohongi oleh mekanik, tiger punya 2 keluaran kabel, nah ternyata yang bawah itu cuma potentio, yang dipakai yang atas, itu juga perlu disesuaikan. Si mekanik suruh saya ganti saya punya rumah gas dengan punya dia yang murahan, kalau gak mau dia bilang gak bisa, suruh yang jualnya aja yang pasangin. Saya kontak yang jual, disuruh pakai tali gas vespa, selongsong pakai original nya aja. Eh tahu tahu si mekanik ini langsung potong kabel gas original dan disesuaikan dengan kebutuhan si PE 28. Kabel choke dilepas, kuatir brebet kalau dibiarkan. Okelah setujui aja deh, yang penting jalan dulu. Nah soal filter nih, awalnya disuruh open aja begituan, saya gak mau, akhirnya disuruh nebus filter model corong
Pakai merek KTC
Selesai, lalu dicoba, dari sisi tarikan, emang top, tapi sebetulnya nambah gak banyak dari original nya tapi dengan harga cuma seperempat nya ya sudah lah. Setelah pakai beberapa minggu, baru sadar ada kekurangan lain... bensin nya boros banget 1:18-22, selain itu ada kekurangan dengan pakai filter corong: langsam galau pas hujan! Nanti kita bahas di artikel selanjutnya.


1 comment:

  1. Kenapa ga pake karbu asli bawaan tiger aja mas tapi yang sudah dimodif (dibikin sistem skep) katanya malah bisa bikin performa lebih mantab dari si PE 28 itu sendiri namun jauh lebih irit.
    Biaya modif jadi sistem skep cuma 100ribuan kalo ga salah, sudah banyak kawan-kawan pengguna honda CB dan GL yang pake itu mereka merasa puas.

    ReplyDelete